OPTIMASI SUHU REAKSI DAN WAKTU AGING PADA SINTESIS HIDROKSIAPATIT BERBAHAN CANGKANG KERANG SIMPING (PLACUNA PLACENTA)

Authors

  • Dian Putri Artanti Teknik Kimia, Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Jl.Raya Rungkut Madya No.1, Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294, Indonesia
  • Muhammad Dwiky Wahyudi Teknik Kimia, Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Jl.Raya Rungkut Madya No.1, Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294, Indonesia
  • Dyah Suci Perwitasari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Shinta Soraya Santi Teknik Kimia, Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Jl.Raya Rungkut Madya No.1, Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294, Indonesia
  • Sani Sani Teknik Kimia, Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Jl.Raya Rungkut Madya No.1, Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294, Indonesia

Keywords:

hidroksiapatit, waktu aging, metode sol gel, rasio Ca/P, Suhu Reaksi

Abstract

Hidroksiapatit (HAp) merupakan biomaterial berbasis kalsium fosfat yang banyak digunakan karena kemiripannya dengan jaringan tulang manusia. Pada penelitian ini, HAp disintesis dari limbah cangkang kerang simping sebagai sumber kalsium menggunakan metode sol-gel.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan suhu pemanasan dan waktu aging gel yang optimum pada proses sintesis hidroksiapatit berdasarkan nilai rasio Ca/P yang mendekati nilai stoikiometri. Suhu reaksi divariasikan pada 45, 60, 75, 90, dan 105 °C, sedangkan waktu aging gel pada 12, 18, 24, 30, dan 36 jam, sehingga diperoleh 25 kombinasi kondisi sintesis. Optimasi kondisi proses dilakukan menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) dengan bantuan perangkat lunak Minitab 22, sedangkan rasio Ca/P hidroksiapatit didapatkan dari analisis X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil menunjukkan bahwa variasi suhu dan waktu aging menghasilkan rasio Ca/P dalam rentang 1,46–1,92. Analisis RSM memprediksi kondisi optimum pada suhu 68,64 °C dan waktu aging 15,15 jam dengan rasio Ca/P sebesar 1,67001 dan nilai desirability 0,999966. Secara eksperimen, rasio Ca/P yang paling mendekati nilai stoikiometri diperoleh pada suhu 75 °C dan waktu aging 36 jam dengan nilai 1,6689. Perbedaan nilai antara hasil prediksi dan eksperimen relatif kecil, sehingga menunjukkan bahwa model mampu memberikan estimasi kondisi optimum yang mendekati hasil aktual.

Downloads

Published

2026-06-21