Pengaruh Waktu dalam Proses Fenton dan Foto Fenton pada Pengolahan Limbah Cair Pulp dan Kertas Menggunakan MnO2
DOI:
https://doi.org/10.33005/jurnaltekkim.v21i03.136Keywords:
MnO2, fenton, foto-fenton, limbah pulp dan kertasAbstract
Industri pulp dan kertas menghasilkan sejumlah besar air limbah yang mengandung senyawa organik kompleks yang menyebabkan tingginya kadar COD, BOD, dan TSS, yang berpotensi mencemari lingkungan perairan. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan MnO₂ sebagai katalis terhadap efektivitas pengolahan air limbah industri pulp dan kertas menggunakan metode Fenton dan Photo-Fenton. Proses pengolahan dilakukan menggunakan 0,34 gram MnO₂, 12,252 mL H₂O₂, dan 0,5 mL natrium tiosulfat sebagai penghenti reaksi, dengan waktu pengadukan yang bervariasi yaitu 15, 30, 45, dan 60 menit. Karakterisasi awal air limbah menunjukkan COD sebesar 676 mg/L, BOD sebesar 251,9 mg/L, dan TSS sebesar 64,4 mg/L. Hasil menunjukkan bahwa metode Photo-Fenton memberikan kinerja degradasi yang lebih baik daripada metode Fenton. Pada 60 menit, Photo-Fenton mengurangi COD menjadi 113 mg/L (83,3%), BOD menjadi 41,3 mg/L (83,6%), dan TSS menjadi 6,9 mg/L (89,3%), sedangkan metode Fenton hanya mencapai efisiensi penghilangan masing-masing sebesar 56,5%, 61,0%, dan 57,3%. Radiasi UV dalam sistem Photo-Fenton meningkatkan pembentukan radikal hidroksil (•OH), mempercepat degradasi senyawa organik. Metode Photo-Fenton berbasis MnO₂ merupakan teknologi Advanced Oxidation Processes (AOPs) yang efektif untuk pengolahan air limbah industri pulp dan kertas.



