PENGARUH PENAMBAHAN NUTRISI ANORGANIK (UREA DAN NPK) TERHADAP YIELD DAN KADAR ETANOL PADA FERMENTASI BIOETANOL DARI PATI SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA)

Authors

  • Riski Gunawan Nasution Program Studi Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan, Departemen Teknik Kimia Politeknik ATI Padang
  • Harmiwati N.H Program Studi Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan, Departemen Teknik Kimia, Politeknik ATI Padang
  • Khairul Akli Program Studi Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan, Departemen Teknik Kimia, Politeknik ATI Padang
  • Cut Naila Ramadhani Program Studi Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan, Departemen Teknik Kimia, Politeknik ATI Padang
  • Ririn Arsy Gunawan Program Studi Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan, Departemen Teknik Kimia, Politeknik ATI Padang

DOI:

https://doi.org/10.33005/jurnaltekkim.v21i02.99

Keywords:

Bioetanol, Fermentasi, Nutrisi Anorganik, Singkong, SSaccharomyces cerevisiae

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar alternatif yang dapat diproduksi dari bahan baku terbarukan seperti singkong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan nutrisi anorganik (Urea dan NPK) terhadap yield dan kadar etanol yang dihasilkan dari fermentasi pati singkong. Metode yang digunakan meliputi hidrolisis termal pati singkong menjadi bubur, fermentasi anaerob menggunakan ragi Saccharomyces cerevisiae dengan dua variasi perlakuan (dengan dan tanpa penambahan nutrisi urea-NPK), dan pemurnian melalui destilasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nutrisi tidak secara signifikan meningkatkan yield etanol. Sampel tanpa nutrisi menghasilkan rendamen volume destilat sebesar 3% (9 mL dari 300 mL substrat), sedangkan sampel dengan nutrisi menghasilkan 2,6% (8 mL dari 300 mL substrat). Uji nyala pada kedua sampel menunjukkan bahwa etanol yang dihasilkan dapat terbakar, mengindikasikan potensinya sebagai bahan bakar. Hasil ini menyimpulkan bahwa pada skala laboratorium dengan kondisi penelitian ini, suplementasi nutrisi urea-NPK belum memberikan peningkatan kinerja fermentasi yang berarti. Optimasi konsentrasi nutrisi dan parameter fermentasi lain diperlukan untuk studi lebih lanjut.

Downloads

Published

2026-06-17